Senin, 04 Maret 2013

Terbunuh Dengan "Kekuatan Pikiran" nya Sendiri




Benarkah sedemikian Hebatnya 'Kekuatan Pikiran' itu?
Kali ini saya ingin memberikan contoh kisah yang saya ambil dari bukunya Jack Canfield, Harapan saya kisah dari buku ini bisa menginspirasi kita untuk menyadari Betapa Dahsyatnya kekuatan Pikiran yang Sudah kita Miliki tersebut.
Beneran deh, bikin merinding sendiri setelah saya baca buku ini, bener2 menginspirasi bgt^^

Disimak yaaaaa my Halla......^^v

Nick Sitzman adalah seorang pekerja rel kereta api yang masih muda dan ambisius, sehat dan kuat.
Dia mempunyai Reputasi sebagai pekerja keras, rajin dan punya istri yang menyayanginya serta dua orang anak dan banyak teman.
Pada suatu hari musim panas, kru kereta api diberitahu bahwa mereka boleh pulang satu jam lebih awal untuk merayakan ulang tahun mandor mereka.
Ketika sedang melakukan pemeriksaan terakhir pada gerbong kereta, Nick tidak sengaja terkunci dalam sebuah gerbong pendingin.Ketika sadar para pekerja yang lain sudah meninggalkan lokasi, Nick mulai panik. Ia menggedor-gedor pintu danberteriak-teriak sampai kepalan tangan nya berdarah dan suaranya serak, tapi tidak ada yang mendengarnya. Dengan pengetahuan tentang prasangka dan kenyataan, ia memperkirakan suhunya nol derajat. Pikiran Nick adalah Jika tidak bisa keluar, aku akan mati beku disini. Karena ingin istri dan keluarganya tahu persis apa yang terjadi padanya, Nick mencari sebuah pisau dan mulai mengukir kata-katanya di atas lantai kayu.
Ia menulis, "Dingin sekali, badanku mulai mati rasa. Kalau saja aku bisa tidur. Ini mungkin pesan terakhirku".
Keesokan paginya, para kru membuka pintu tebal gerbong pendingin itu dan menemukan Nick sudah tewas.
Autopsi memperlihatkan setiap tanda fisik tubuhnya menunjukkan ia mati kedinginan. Padahal, unit pendingin gerbong itu tidak berfungsi, dan suhu didalam adalah 12 derajat Celcius.
Nick telah membunuh dirinya sendiri dengan kekuatan pikirannya.

Kita juga, jika tidak hati-hati, bisa membunuh diri sendiri dengan pikiran yang membatasi layaknya Nick Sitzman. ih amit amit ya mudah2an gak punya pikiran kayak gitu deh. tapi terkadang mungkin pernah terpikir seperti itu ya dimana sedikit demi sedikit, hari demi hari, kita selalu meng "under estimate" diri sendiri sampai kita perlahan-lahan mematikan kemampuan alami kita untuk mencapai impian kita yang sebenarnya.

Nah my Halla, silahkan deh kita mo pilih :
- Ingin mati dengan kekuatan pikiran yang justru selalu membatasi kesuksesan. atau
- Mempercayai kekuatan sendiri dan menggunakanya untuk pencapaian Tujuan kesuksesan        Hidup

Inspirasi banget kan?mudah2an kalian juga begitu...^^

xoxo,
Love Uni

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

feel free to comment...^^