Senin, 12 September 2011

BIBIR MU PERAWAN?

Suatu hari, saya berangkat kerja lewat daerah Balai Kota. Saat menunggu lampu merah, ada spanduk terpampang tentang bedah buku dan seminar. Saya lupa judulnya dan acara apaan. Tapi, yang membuat saya tertarik adalah tulisan merah besar disebelah spanduk tersebut. BIBIRMU PERAWAN? (provokatif bgt kan..?)
Deg! saya tersentak membaca tulisan itu. Spontan saya menjawab pada diri saya sendiri, tergantung dilihat dari sudut pandang mana dulu he he he...:-p

Loh?loh?loohhh? kok bisa dirimu menjawab kayak gituhhh?!?! Eitssss.....jangan parno dulu lah...don't be panic he he he....

Saya suka sekali menciumi keponakan2 saya yang masih kecil-kecil. Sebut aja laskar krucil macam Aida, Wafa, Anisa, Vara, Ipang, Caca, dan Cikal dll....Saya selalu gemas melihat mereka. Dan saya suka mencium mereka dengan bibir saya. Dan mereka pun seringkali membalas mencium saya dengan membabi buta he he he.....Tingkah laku mereka yang polos dan apa adanya membuat saya sering mencium mereka.....:-))
Jadi, bibir saya masih bisa disebut PERAWAN?

Sejak kecil saya selalu dibiasakan untuk mencium tangan orang yang lebih tua dari saya. Entah itu Bapak saya, kakak2 saya, dan teman2 saya yang lebih tua. Saya mencium tangan mereka, itu karena saya menghormati dan menghargai mereka. Saya juga menganggap mereka punya kelebihan dibanding dengan saya. Dengan melakukan hal tersebut, saya merasa saya bisa banyak belajar dari mereka. Jadi, bibir saya masih bisa disebut PERAWAN?

Saya pernah mempunyai beberapa hubungan serius dengan beberapa lelaki. Bisa dikatakan mereka menjadi "teman dekat" saya untuk berkasih-kasihan (cieeeeee.....)
Selama fase "teman dekat" tersebut, tak satu pun dari mereka pernah saya ijinkan untuk menyentuh bibir saya apalagi menciumnya. Nope!!! Sejak awal hubungan saya selalu menegaskan bahwa saya enggak pernah sudi dan gak pernah rela untuk dicium atau mencium mereka. Dan saya tidak pernah mau mereka menyentuh tubuh saya. BIG NO NO!!!
Pada awalnya semua lelaki itu setuju dan sangat mendukung dengan komitmen saya itu. Tapi, pada akhirnya, semua menyerah dengan alasan enggak kuat dengan prinsip saya yang terlalu straight......!! Meskipun mereka mengelak bukan hal itu penyebabnya, tapi saya bisa merasakan bahwa itulah penyebab utamanya.....><

Terlalu straight...?Mungkin benar. Sangat idealis? hmm...iya juga..^^ Atau saya ini bodoh dan naif? Saya rasa tidak. Karena hanya saya yang bisa mengontrol tubuh saya dan juga mengendalikannya. Banyak orang yang bilang saya terlalu tegas dan keras terhadap diri sendiri. Ada juga yang bilang, saya bodoh karena melewatkan kesempatan dan pengalaman indah dalam berhubungan.

Hei, walaupun terdengar sangat menggiurkan, tapi saya akan tetap berusaha mempertahankan prinsip saya tersebut. Saya selalu berjanji pada diri sendiri bahwa semua hal tentang tubuh saya hanya akan saya berikan untuk lelaki yang sudah benar-benar menjadi suami saya kelak....^^
Saya yakin, dengan melakukan pertama kali dengan  suami saya kelak, Insya Allah semua hal akan menjadi sangat menyenangkan. Semoga.......

Nah, jadi saya akan bertanya lagi, apakah bibirmu (masih) PERAWAN? Dengan lantang saya akan menjawab, "YES......1000%.........^^v


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

feel free to comment...^^